Alvaro Morata Macet Karena Culture Shock

Alvaro Morata Macet Karena Culture Shock

Alvaro Morata Macet Karena Culture Shock

Culinaryschoolsu.comAlvaro Morata Macet Karena Culture Shock – Akhir-akhir ini, Alvaro Morata jarang membuat gol dan hal ini disebut merupakan efek negatif dari padatnya jadwal pertandingan di Liga Inggris.

Morata tampak mengalami kelelahan, sesuatu yang tidak tampak ketika ia masih bermain di Serie A dan La Liga.

Morata hanya mencetak 5 gol dalam 22 pertandingan terakhir Chelsea di semua kompetisi. Hal itu cukup mengejutkan mengingat ia berhasil menorehkan 9 gol di 10 laga awal bersama The Blues. Ia belum menunjukkan ketajamannya di awal tahun 2018 ini.

Untuk Bermain Taruhan Judi Bola dan Live Casino Online dapat dibaca pandua

CARA DAFTAR SBOBET

CARA DAFTAR JUDI BOLA

Catatan ini mengiringi menurunnya performa Chelsea di tahun 2018 ini. Satu kemenangan pun belum diraih oleh anak asuhan Antonio Conte di 4 laga yang telah dijalani di tahun 2018. Tiga pertandingan terakhir bahkan Chelsea gagal mencetak gol kendati Morata turut bermain.

Sebuah pendapat diungkapkan oleh mantan pemain Liverpool, Jamie Redknapp mengenai situasi yang tengah dihadapi oleh Morata. Redknapp berpendapat bahwa Morata sedang mengalami culture shock.

Pengamat di Sky Sports ini melihat bahwa Morata belum mampu membiasakan diri bermain di banyak laga pada pertengahan musim. Selain itu, keunggulan Morata di duel-duel udara juga mulai diantisipasi oleh para bek klub Premier League.

“Ini periode yang sulit bagi Alvaro Morata. Tapi itu tidak mengherankan. Sebelumnya ia bermain di Spanyol dan Italia yang biasa memberikan libur musim dingin. Di sini (Premier League) tidak seperti itu.” tulis Redknapp di Daily Mail seperti dikutip dari sepakbola.com.

Alvaro Morata Macet Karena Culture Shock

Alvaro Morata Macet Karena Culture Shock

Alvaro Morata Macet Karena Culture Shock

“Jika saja Chelsea bersedia memberinya libur satu pekan untuk pulang kampung, maka mereka akan mendapatkan keuntungan karena Morata pasti akan kembali dengan tenaga yang baru.

Apalagi kini para bek pasti telah mengantisipasi pola permainan umpan silang Chelsea setelah mengetahui catatan 6 gol Morata di liga yang dihasilkan melalui kepalanya” lanjutnya.

Premier League memang terkenal dengan jadwal yang padat pada akhir tahun hingga pergantian tahun baru. Di saat liga-liga lain menjalankan liburan untuk menikmati hari Natal dan tahun baru, klub-klub Inggris di seluruh kastanya justru harus menjalani pertandingan. Hal ini telah menjadi fenomena menarik dalam dunia sepakbola Eropa.

Ada laga yang terkenal dengan tajuk Boxing Day yang diselanggarakan sehari setelah Natal. Boxing Day telah menjadi tradisi di Liga Inggris secara turun temurun dan dianggap sebagai kado Natal bagi para fans sepakbola yang tengah menjalani liburan Natal bersama keluarga.

Kendati sempat mendapatkan kritik dan keluhan dari beberapa pelatih yang berasal dari luar Inggris Raya, seperti Jose Mourinho, Antonio Conte, Jurgen Klopp, atau Louis Van Gall, Premier League tetap mendapatkan keuntungan dari kebijakan boxing day ini.

Premier League mampu menaikkan keuntungan mereka dalam waktu singkat dari hak siar global dengan menjadi satu-satunya penyedia tontonan sepakbola di waktu liburan.

Alvaro Morata Macet Karena Culture Shock

Untuk bermain Judi Bola dan Casino Online dapat dibaca panduan

CARA DAFTAR AKUN SBOBET

DAFTAR CASINO ONLINE

CARA DAFTAR SBOBET CASINO

PERCAYAKAN SEMUA TARUHAN JUDI BOLA DAN CASINO ANDA DI :

AGEN SBOBET INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *